Postingan terakhir

Dasar pembuatan header dengan menggunakan photosop
Mula-mula ini merupakan tampilan phothoshop untuk CS3.

Pertama kita buat lembar baru dengan Ctrl+N
Sesuaikan ukuran yang ingin kita buat. Standarnya kita gunakan satuan panjang yang ada. Missal 25×7 cm
Akan muncul workspace kosong seperti berikut:

5iQA6H

Anggap kertas putih yang akan kita gambar. Atau tempelkan sticker.
Stickernya adalah gambar lucu/gambar keren/foto kita sendiri.
Caranya dengan Ctrl+O lalu pilih gambar yang kita inginkan yang tentunya sesuai dengan tema blog kita.
missal kita akan membuat header blog CREBs. Kita pilih gambar seperti berikut.

wi1zi3

Setelah gambar kita pilih, cari ikon yang bertanda agar lembar kerja terlihat semua
Setelah terlihat seperti di bawah, lalu klik sambil ditahan tarik gambar yang dimaksud ke kertas header kita.

V0Bvp2
Atur posisi gambar pada kertas dengan cara menggeser biasa gambarnya, dan sesuaikan ukuran gambar dengan fungsi Ctrl+T . setelah ukuran sesuai jangan lupa meng-eksekusi (fix ukuran dengan panah yang ditandai warna merah di atas.
Setelah gambar background selesai, kita bisa masukkan gambar lain. Cara masukkannya dengan cara yng sama seperti sebelumnya.
Setelah terlihat seperti di samping, kita bisa buat efek hapusan dengan menghapus gambar back ground, untuk menghapus, perhatikan layer posisi kita pastikan pada layer background bukan layer
Setelah ini selesai, kita dapat menambahkan TEXT pada header kita dengan menggunakan ikon yang ditandai di smping (hutuf T).

Kemudian tarik dalam kertas header kita kira kira kolom ukuran tulisan kita sebesar apa, Font dan ukuran text bisa dirubah di menu gambar di kanan untuk warna kita bisa double klik di LAYER text
Kemudian pilih warnanya di menu samping ini: Warna merah missal dirubah hitam.
Setelah selesai, Seperti di bawah ini:

Lalau kita bisa sve dengan File > Save > (format psd) terus save lagi dengan SAVE AS untuk yang JPEG yang bakal kita jadikan HEADER Blog.

Mas Access

Selamat pagi kawan2x!! Potter kali ini akan memberikan ulasan mengenai aplikasi baru .. ehm sebenarnya aplikasi lama tapi jarang banget kita pakai neh…
Microsoft access. Aplikasi ini sangat mempermudah kita dalam membuat database.. kita bisa membuat suatu database yang kosong atau sudah ber-template dari sini nih…
Nah kemarin agak ribet praktikumnya , harus memperhatikan baik-baik nih…. Kemarin aja rada lupa. Jadi kawan2x yang mau nyoba access coba aja dulu download soal. Nih…
IMG-20140411-WA0000
Nah kalo udah dapat , saya akan mencoba menjelaskan caranya
1. Ayo buka Ms. Access (saya menggunakan 2010 tapi kalo ada yang memiliki versi terbaru 2013 monggo ), Tampilan jendela Ms. Acces muncul,
2. Buat Blank database dan beri nama database (mis: database1)
3. Pilih design view dengan click-right table, tampilan akan muncul berisi
a. Field Name
b. Data Type
c. Description.
4. Beri nama PENERBIT pada table. Beri “Primary key” pada kolom yang mempunyai data unik, seperti misalnya pada tabel PENERBIT jangan lupa beri datatype “text”, terdapat tanda kunci pada kolom Kd_penerbit (Kode Penerbit) .
5. Klik menu “create “ dan memilih tabel, lalu design view untuk mengulangi langkah-langkah diatas pada tabel-tabel yang lain, misalnya pada tugas ini ada tabel BUKU, KLASIFIKASI, PENGARANG selain tabel PENERBIT.
6. Isi data table yang diinginkan dengan mengklik dua kali.
7. Buat relationship antar table , pilih menu create, dan pilih relationship.
8. Hubungkan setiap tabel yang memiliki kesamaan dengan men-drag field name yang memiliki primary key dengan field name yang sama di tabel lain.
9. Muncul kotak dialog edit relationship, klik pada enforce refential integrity, dan pilih create, maka akan dihasilkan garis yang menghubungkan antara kedua field name tersebut.
Access 1
10. Relationship harus disimpan. Buat query, dengan memilih menu create dan memilih query wizard. Kotak dialog query wizard akan tampil, pilih simple query wizard dan klik pada tombol “>>” untuk memindahkan semua komponen tabel, jika sudah pilih next dan kemudian finish. Lakukan pada semua tabel.
Access 2
11. Pilih menu create, pilih submenu report, dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini
access 5
12. Setelah semua tabel dibuat dalam bentuk report, kita dapat membuat form dari sebuah database, yaitu dengan memiilih menu create, dan pilih submenu form, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
access 4
Itu dulu yah kuncup2x ilmu yang saya dapat dari praktikum, makin lama makin susah nih… tapi doakan ya biar tetep semangat memberikan ilmunya..
Sampai jumpa lagi potters,,,,

Welcome back to EXCELL!!!

Yohaww…. ketemu lagi nih … hai sobat kali ini ilmu yang dishare adalah ilmu tentang microsoft excel.
Sedikit informasi bahwa excel merupakan software pengolah data yang umumnya adalah angka . Dan banyak sekali fungsi yang bisa kita gunakan dalam program ini namun saya disini hanya akan membahas tentang fungsi MAX, MIN, AVERAGE, STD, VLOOKUP..

Apa sih itu ….?MAX adalah rumus fungsi yang menunjukkan nilai tertinggi dari suatu data pada range (jangkauan data tertentu)
format : =MAX(cell (letak data) awal : cell akhir)
MIN merupakan rumus fungsi yang menunjukkan nilai terendah dari suatu range data,
format : =MIN(cell (letak data) awal : cell akhir)
AVERAGE : = menunjukkan nilai rata2 dari range data yang terpilih.
format : =AVERAGE(cell (letak data) awal : cell akhir)
STD (Standar Deviation) merupakan fungsi yang membrikan nilai standar deviasi. (Standar deviasi menunjukkan perbedaan data) semakin besar pebedaan data ketelitian akan semakin turun).
format : =STDEVP(cell (letak data) awal :cell akhir
COUNT berfungsi untuk menghitung input data yang ada, (BUKAN MENJUMLAHKAN!!!)
format : =COUNT(cell (letak data) awal : cell akhir)
SUM berguna dalam menjmlahkan data secara keseluruhan.
format : =SUM(cell (letak data) awal : cell akhir)
VLOOKUP = membantu kita dalam mengurutkan data beradasarkan data yang telah dibuat secara vertikal…

sekarang ada tugas nih… yks kita lihat screenshoot cara ngerjainnya…

penkom2nah kita buat dulu SUM-nya karena yang diminta pertama kan total nilai kelas…..🙂
oh ya lihat datanya pada TTS, rangenya berada dari sel C5 sampai C14 . berarti buat langsung rumusnya  di kolom total nilai
=SUM(C5:C14) sedangkan untuk KOLOM Jumlah nilai gunakan =SUM(C5:E5)
nah lakukan hal yang sama dengan mengganti perintah sum, untuk rata-rata (AVERAGE), Nilai terendah (MIN), Terbesar (MAX), Jumlah data (COUNT), Standar deviasi (STDEV).untuk mencari total nilai sampai standar dari data TTU dan Praktikum , drag saja ke kanan untuk melihat nilai yang ada dari rumus yang sama.

penkom1

nah coba cocokin .. dengan tabel yang di sebelah kiri sama gak??

coba perhatikan tabel sebelah kanan!! kok bisa ya datanya berbeda yah? wah ternyata posisinya namanya ya ? gak mungkin kita buat rumus yang sama kedua kalinya kan???
lihat bentuk datanya vertikal kan nah kita VLOOOK UP!!!

Gini caranya lihat data dan NAMA yang telah terisi range dari B5 sampai F14 ya? nah buat VLOOKUP nya!
pada sel J5 isi…..=VLOOKUP($I5,$B$5:$F$14,2) maka data untuk yudi telah tercatum.
apa sih tanda dollar gunanya ? untk mengabsolutkan data baik untuk kolom maupun baris sehingga datanya hasil rumus tidak muncul secara setengah2x.. maksud dari angka 2 pada rumus ? menunjukkan kolom yang akan diisi…
muncul deh….

nah sekarang gimana cara kita membuat grafiknya? yuk kita pakai tabel kedua, masuk ke menu “insert”, pilih menu “chart” atau grafik, kemudian pilih tipe “scatter (x,y)”, kemudian klik kanan paa kotak grafik yang muncul, pilih menu “select data”, akan muncul kotak dialog pada “chart data range” drag sel yang ingin kita jadikan grafik, kemudian klik “ok”. untuk buat regresi kita gunakan trendline pada opsi layout saat grafiknya kita klik sekali. kemudian pilih more options… setelah itu kita checklist use equation and r-square.

penkom3

penkom

tada… jadi deh…

sudah dulu yah…share ilmunya…makasih banget buat aspraknya.. ilmunya oke deh..thanks lagi buat buku adek kelas 7SMP. Bye… see you

Penkom dan asyiknya belajar word hari senin yang lalu

Hey Broo… gmana kabarnya…. ? wah tak sabar lagi nih mau share ilmu lagi nih tentang mail merge tapi di MS 7 dan OS XP ya heheh.. lagi pake punya bokap niehh yaow…. ini nih ringkasannya check it out…

Mail merge merupakan bagian dar MS word yang mempermudah kita untuk membuat dokumen (surat) yang contentnya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat, sangat membantu jika penerimanya sangat banyak.

Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label dan amplop.

di mail merge ada pilihan 2 dokumen, yaitu:

  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.

Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat.

Selain itu:

  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

Tahap I Membuat Data Source

Buat data source Nama dan Alamat di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
data source mail merge

Tahap II Membuat Dokumen Master

Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
Dokumen Master mail merge

Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master

  1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Start Mail Merge
  2. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  3. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  4. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  5. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  6. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  7. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  8. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <<data field>>.
    Tampilan Data FieldTips:

    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar. Mail Merge Recipients
  9. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Preview Result - Mail Merge

Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge

Finish and Merge

Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:

  • Print Documents, untuk mencetak surat.
    Ada 3 pilihan:

    1. All untuk mencetak semua surat.
    2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
    3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.

    Merge to Printer

  • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
    Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
    Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.

Itu tuh Mail merge kerennya ya gak? makanya jangan mau ngetik2 mulu,, toh ada fiturnya kan???
Oh ya thanks dulu untuk asisten penkom gue, trus thanks untuk buku panduan Microsoft Word kelas 7 SMP adek gue Cornelia Dwi Handayani hehe sekarang anaknya kelas 7SMP . parah tuh anak sekarang..

sekarang enak banget nih main komputer di penkom pokoknya  free deh..

Ktika aplikasi kompres file mulai beredar bagaimana kita membedakan kualitas? pengetahuan mengenai CMD kita sudah cukupkah sebatas kuliah>??

Pada dasarnya aplikasi kompresi berfungsi untuk

1.memadatkan file yang terbilang besar atau mungkin tercecer sehingga dapat lebih rapih, praktis dalam penyimpanan data

2.Data akan lebih aman dari serangan virus karena data sudah terlindungi oleh kompresi tersebut.

3.Kita lebih mudah dalam melakukan kirim, copy atau upload dan download jika file sudah dikompresi

4.Menghemat kapasitas hardisk.

Dari ketiga aplikasi kompresi tersebut di atas yang paling populer Winzip dan Winrar walaupun aplikasi ini termasuk aplikasi yang tidak free atau berbayar, sedangkan aplikasi kompresi yang gratisan yaitu 7-zip.

Jika kita bandingkan dari ketiga aplikasi kompresi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, berikut sedikit uraiannya:

Winrar : Winrar dapat memeriksa kondisi pada suatu file apakah baik atau rusak, dengan cara memilih salah satu file rar lalu klik test pada Winrar maka akan terlihat hasil dari tes tersebut dan dapat menambahkan password.

Winzip : Winzip dapat memberikan informasi berupa perubahan ukuran file sebelum dan sesudah, dengan menampilkan hasil ukuran pada suatu file yang telah dikompresi. Selain itu pada versi teranyar winzip memungkinkan si pengguna untuk berbagi di jejaring sosial seperti facebook, tweeter dengan menyediakan tautan untuk upload data seperti google drive dll, apalagi jika sobat menggunakan grafis AMD, nVidia dan Intel karena didukung dengan teknologi OpenCL.

7-zip : 7 zip mempunyai beberapa pilihan cara kompresi yang berbeda yang akan berpengaruh pada kinerja dan hasil kompiresi itu sendiri. Dengan beberapa pilihan kita dapat mengoptimalkan pada berbagai jenis komputer dengan sistem berprosesor singe core hingga multicore. Dengan basis aplikasi open source aplikasi ini mempunyai arsip tersendiri yaitu 7z, 7-zip terbilang memiliki tampilan yang sederhana dibanding dengan aplikasi kedua tadi yang tampil lebih elegan dan ukuran filenya terbilang kecil sehingga ringan dan tidak memberatkan sistem, jika aplikasi ini sudah terinstal maka akan terintegrasi dengan Windows explorer dan arsip seperti folder biasa. Fitur utama dari 7-Zip -Rasio kompresi yang tinggi dalam format yang 7z dengan LZMA dan LZMA2 kompresi Format: Packing / unpacking: 7z, XZ, bzip2, GZIP, TAR, ZIP dan WIM Membongkar saja: ARJ, CAB, CHM, cpio, cramfs, DEB, DMG, FAT, HFS, ISO, LZH, LZMA, MBR, MSI, NSIS, NTFS, RAR, RPM, SquashFS, UDF, VHD, WIM, XAR dan Z . -Untuk format ZIP dan GZIP, 7-Zip menyediakan rasio kompresi yang 2-10% lebih baik daripada rasio yang disediakan oleh PKZip dan WinZip -Kuat enkripsi AES-256 di 7z dan format ZIP -Self-extracting kemampuan untuk format 7z -Integrasi dengan Windows Shell -Powerfull File Manager -Powerfull versi baris perintah -Plugin untuk FAR Manajer -Lokalisasi untuk 79 bahasa Berikut ini Rasio kompresi yang saya kutif dari 7-zip.org

Ini hasil perbandingan yang saya lakukan dengan bantuan grafik dari ms . word

Grafik dibawah ini adalah hasil kompresi dari data multiple dari folder my music saya yang berukuran 420,663 KB. Selain hasil kompresi saya tunjukkan perbedaannya dengan waktu  (detik) kompresi

penkom 1

Jenis Compressor application 7-zip Winrar Winzip
File Hasil Kompresi Folder my music Agustinus Potter

380197

385,094

386333

Waktu kompresi folder my music Agustinus Potter

197

244

80

selain itu saya juga mencoba kompresi file tunggal berukuran cukup besar 634,319 KB dari my Videos.

penkom 2

Jenis Compressor application 7-zip Winrar Winzip
File Hasil Kompresi

612982

610255

610925

Waktu kompresi

310

457

189

Command line

Command line memandu kita dalam menjalankan perintah tanpa harus melalui windows button oleh itu diperlukan syntax . ini syntax dan fungsinya… hhe

ADDUSERS – Memasukkan/ menambah user ke/dari file CSV.
ARP – Address Resolution Protocol
ASSOC Change – file extension associations
ASSOCIAT – One step file association
AT Schedule – Perintah untuk membuat shedule program (utk dijalankan kemudian waktu)
ATTRIB – Mengganti atribut file
BOOTCFG – Edit boot setting windows
BROWSTAT – Mencari info domain,browser dan PDC
CACLS – Mengganti/mengubah file permissions
CALL – Memanggil sebuah program batch
CD – Memindahkan ke sebuah folder tertentu.
CHANGE – Mengubah Properties pada Terminal Server
CHKDSK – Memeriksa dan memperbaiki file system
CHKNTFS – Memeriksa NTFS file system
CHOICE – Menerima input keyboard ke dalam sebuah batch file
CIPHER – Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr – Membersihkan secara otomatis Temporary files, recycle bin
CLEARMEM – Membersihkan memory
CLIP – meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS – Membersihkan layar CMD
CLUSTER – Windows Clustering
CMD – Membuka layar CMD/ command prompt
COLOR – Mengganti warna pada window CMD
COMP – Membandingkan isi dari 2 atau lebih file
COMPACT – kompres file/folder di dalam partisi NTFS
COMPRESS – kompres file individu di dalam partisi NTFS
CON2PRT – Connect atau disconnect sebuah Printer
CONVERT – Convert FAT drive menjadi NTFS.
COPY – Copy 1 atau lebih file ke lokasi tertentu
CSVDE – Import/Export Active Directory data
DATE – Menampilkan/mengatur tanggal
Dcomcnfg – DCOM Configuration Utility
DEFRAG – Defragment hard drive
DEL – Menghapus 1 atau lebih file
DELPROF – Menghapus User Profile NT
DELTREE – Menghapus sebuah folder beserta subfolder
DevCon – Device Manager Command Line Utility
DIR – Menampilkan daftar file/folder dari sebuah drive
DIRUSE – Menampilkan disk usage/kapasitas disk
DISKCOMP – Membandingkan isi dari 2 buah floppy disk
DISKCOPY – Copy isi dari sebuah floppy disk ke floppy disk lainnya
DNSSTAT – DNS Statistics
DOSKEY – Mengedit command line,recall commands,dan create macros
DSADD – Menambah user (computer, group..) ke dalam active directory
DSQUERY – Menambah item ke dalam active directory
DSMOD – Modify user (computer, group..) di dalam active directory
ECHO – Menampilkan message pada monitor
ERASE – Menghapus satu atau lebih file
EXIT – keluar dari window CMD
EXPAND – Uncompress file
EXTRACT – Uncompress CAB files
FC – Membandingkan 2 buah file
FDISK – Disk Format dan partition
FIND – Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR – Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR – Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES – Batch process multiple files
FORMAT – Memformat sebuah disk
FREEDISK – Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL – File and Volume utilities
FTP – File Transfer Protocol
FTYPE – Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL – Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO – Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP – Online Help
HFNETCHK – Network Security Hotfix Checker
IF – Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG – Configure IP
KILL – Menghapus program dari memory
LABEL – Memberi/mengubah label disk
LOCAL – Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT – Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF – Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME – mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND – Mengirim e-mail dari command line
MEM – Menampilkan memory usage
MD – Create new folders
MODE – Configure a system device
MOUNTVOL – Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE – Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER – Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG – Mengirim message
MSIEXEC – Microsoft Windows Installer
MSINFO – Windows NT diagnostics
MSTSC – Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE – Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find &amp; replace)
MV – Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET – Mengatur network resources
NETDOM – Domain Manager
NETSH – Configure network protocols
NETSVC – Command-line Service Controller
NBTSTAT – Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT – Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW – Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP – Name server lookup
NTBACKUP – Backup folders
NTRIGHTS – Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH – Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING – Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE – Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS – Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON – Performance Monitor
PING – Menguji (test) network connection
POPD – Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY – Menampilkan status ports dan service
PRINT – Print text file
PRNCNFG – Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR – Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT – Mengubah command prompt
PsExec – Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile – Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid – Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo – Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill – Menghentikan proses melalui process ID
PsList – Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn – Who’s logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList – Event log records
PsPasswd – Mengubah account password
PsService – Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown – Shutdown atau reboot computer
PsSuspend – Suspend/menahan proces
PUSHD – Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP – Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL – Mengatur RAS connections
RASPHONE – Mengatur RAS connections
RECOVER – Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG – Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT – Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 – Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI – Mengubah Registry Permissions
REM – Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN – mengubah nama file
REPLACE – Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD – Delete folder
RDISK – Create Recovery Disk
RMTSHARE – Share folder atau printer
ROUTE – Memanipulasi network routing tables
RUNAS – Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 – Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC – Service Control
SCHTASKS – Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST – Display NT Services
ScriptIt – Control GUI applications
SET – Display, set, atau remove environment variables
SETX – Set environment variables secara permanent
SHARE – Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT – Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS – Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS – Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN – Shutdown computer
SLEEP – Menunggu selama beberapa saat
SOON – Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT – Sort input
START – membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU – Switch User
SUBINACL – Edit file &amp; folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST – Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO – Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST – Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME – Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT – Delay processing sebuah batch file
TITLE – Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH – mengubah timestamps sebuah file
TRACERT – Melacak route ke sebuah remote host
TREE – Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE – Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT – Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER – Menampilkan version information
VERIFY – Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL – Menampilkan disk label
WHERE – Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI – Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF – Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD – Windows system diagnostics
WINMSDP – Windows system diagnostics II
WMIC – WMI Commands
XCACLS – Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY – Copy files dan folders

Terminal Linux

Fungsinya mirip dengan cmd hanya berberapa sintaxynya memiliki nama yang berbeda untuk tugas yang sama…

Perintah-perintah dasar yang umum digunakan dalam Linux :
ls
Perintah ini merupakan perintah untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini mirip seperti perintah dir dalam DOS.
Ada beberapa cara untuk menggunakan perintah ini, misalnya :
# ls
# ls -l
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang perintah ls, silakan lihat di manual dengan perintah man ls.
more
Perintah more dapat digunakan untuk melihat isi suatu file teks dengan layar per layar. untuk keluar dari tampilan more dengan menekan tombol q.
cat
Perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file ke layar tanpa fasilitas tampilan layar per layar.
Biasanya digunakan bersamaan dengan pipeline atau redirection. Misal untuk menampilkan isi file /etc/passwd dan /etc/group, gunakan perintah :
# cat /etc/passwd /etc/group
cd
Perintah ini mirip seperti perintah cd dalam DOS yaitu digunakan untuk pindah ke direktori tertentu. Contoh perintah :
# cd /home/adje
Untuk menuju kembali ke direktori /home, maka digunakan perintah :
# cd ..
cp
Perintah ini digunakan untuk mengkopi suatu file atau direktori. misalnya :
# cp contoh1 contoh2
Perintah di atas maksudnya akan mengkopi contoh1 ke file contoh2. Untuk mengkopi seluruh direktori menggunakan perintah :
# cp -R /home/adje /home/afri
mv
Perintah ini digunakan untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain atau dengan nama lain. Contoh :
# mv contoh1.php contoh2.php
#mv contoh1.php /home/adje/contoh2.php
rm
Perintah ini digunakan untuk menghapus direktori atau file. Perintah ini mirip dengan perintah del dalam DOS. Dalam menggunakan perintah ini agar hati-hati karena dalam Linux tidak ada perintah undelete atau unerase. Contoh penggunaan rm sbb :
#rm contoh1.php
Untuk menghapus suatu direktori gunakan perintah :
#rm /home/adje/temp
mkdir
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Misalnya :
#mkdir contoh
Pipeline
Pada Linux dan UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Contohnya :
#ls -l /home/adje | more
grep
Perintah grep digunakan untuk men-filter masukan dan menampilkan dalam bentuk baris-baris yang sesuai dengan pola yang anda inginkan. Contoh :
# ps ax |grep wvdial
Redirection
Di dalam Linux atau UNIX, anda dapat membelok-belokkan standar input, output ataupun standar error menuju tujuan lain.
Misalnya anda dapat membelokkan standar output suatu program ke file atau membelokkan standar input suatu program dari suatu file.
Proses pembelokkan ini disebut redirection dan di *NIX digunakan simbol > (untuk membelokkan standar output ke file) dan simbol < (untuk membelokkan standar input dari file). Contoh :
Untuk menyimpan tampilan isi seluruh directori /etc ke sebuah file, gunakan perintah :
#ls -lR /etc > isi-etc
Untuk menambahkan isi file isi-etc dengan data lain, gunakan simbol >> (append) pada redirection, misal :
#ls -lR /home/adje >> isi-etc
Untuk membuat perintah mensortir data yang terdapat pada file contoh.txt dapat digunakan perintah :
#sort < contoh.txt
Perintah-perintah di atas adalah perintah-perintah yang sering digunakan dalam Linux atau UNIX. Bila anda masih merasa kesulitan silakan baca manual-nya terlebih dahulu. Karena membaca manual itu sangat penting bila kita sering meng-oprek Linux atau UNIX. Dari manual itu kita bisa mendapat solusi dari masalah yang kita hadapi
Perintah Dasar Linux dan sering dipergunakan
Perintah dan Keterangannya
any_command –help
Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. “–help” sama dengan perintah pada DOS “/h”.
ls
Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah “dir” hanya berupa alias dari perintah “ls”. Untuk perintah “ls” sendiri sering di-buatkan alias “ls –color”, agar pada waktu di “ls” ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
ls -al
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar perlayar.
cd (directory)
Change directory. Menggunakan “cd” tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktor.Dan “cd -” akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
cp (source destination)
Mengopi suatu file.
mcopy source destination
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem.
Contoh mcopy a:autoexec.bat/junk .
Gunakan “man mtools” untuk command yang sejenis: mdir, mcd, mren, move, mdel, mmd, mrd, mformat….
mv source destination
Memindahkan atau mengganti nama file
ln -s source destination
Membuat Simbolic Links,
contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X,membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
rm files
Menghapus file
mkdir directory
Membuat direktori baru
rmdir directory
Menghapus direktori yang telah kosong
rm -r files (recursive remove)
Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudadapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak ada perintah untuk un-delete di Linux (belum)
more
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar.
less filename
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar,pico filename Edit suatu text file.
pico -w filename
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.
lynx file.html
Melihat file html atau browse ke net dengan textmode, dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangatcepat, sangat berguna bila anda hanya mengingin-kan suatu artikel tanpa image.
tar -zxvf filename.tar.gz
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz or *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkanoption -C direktori,contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt(meletakkan file tersebut di direktori /opt
tar -xvf filename.tar
Meng-untar sebuah file tar yang tidak ter-kompress (*.tar).
gunzip filename.gz
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z).dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress)jika anda menginginkan mengompress file.
bunzip2 filename.bz2
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2”, digunakan pada file yang besar.
unzip filename.zip
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.
find / -name “filename”
Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).
locate filename
Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.
pine
Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai mesin Unix.Atau anda bisa pakai email yang sangat customizeyaitu “mutt”.
talk username1
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan “talk username1@machinename” untuk berbicara dengan komputer lain) . Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan”talk username2″. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perinta”mesg n” untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah “who” atau “rwho” untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.
mc
Menjalankan “Morton Commander” … eh… salah maksudnya “Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.
telnet server
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikanmesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.
rlogin server (=remote login)
Menghubungkan anda ke komputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkanpesan kesalahan pada password anda. Sangat tidakaman juga, gunakan ssh sebagai gantinya. rshserver (=remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila loginname/password anda sedang dipakai di remotemesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh. ftp server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.
minicom
Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”).
./program_name
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda
xinit
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).
startx
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1
startx — :1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0).Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc,tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
x-term
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan “exit”
xboing
(pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama …..
gimp
(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.
netscape
(pada X terminal) menjalankan netscape, versipada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4.7
netscape -display host:0.0
(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama “host” display 0 screen 0. And harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin “host” dengan perintah “xhost”
shutdown -h now
(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).
halt
reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin.Lebih simple dari perintah di atas.
man topic
Menampilkan daftar dari sistem manual pages(help) sesuai dengan topic. Coba “man man”. lalu tekan “q” untuk keluar dari viewer. Perintah “info topic” Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara “any_command –help”.
apropos topic
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
pwd
Melihat direktori kerja saat ini
hostname
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah ” netconf” (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami
Mencetak login name anda
id username
Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
date
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; date 123123572000
time
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah “date”
who
Melihat user yang login pada komputer kita.
rwho -a
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan,jalankan setup sebagai root utk mengaktifkannya.
finger username
Melihat informasi user, coba jalankan; finger root
last
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status)
Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu
Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top
Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
uname -a
Informasi system kernel anda
free
Informasi memory (dalam kilobytes).
df -h
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)
du / -bh
(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).
cat /proc/cpuinfo
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version
Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap
Melihat printer yang telah disetup
lsmod
(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
set
Melihat environment dari user yang aktif
echo $PATH
Melihat isi dari variabel “PATH”. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan “set” untukmelihat environmen secara penuh.
dmesg
Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot.(menampilkan file: /var/log/dmesg).
clear
Membersihkan layar.
adduser
Menambah pengguna.
sekian dulu ya brooo infonya..
Solalilali olaolala…
Sayonara,,

Kehebatan Control Panel dalam Mengintip Informasi Hardware!

Perangkat keras pada komputer dapat kita temukan berbagai jenis. Pada kesempatan ini saya akan mencoba memberikan informasi mengenai hardware dan cara menggunakan dan melihat informasinya dalam sistem operasi windows 7.
Untuk mengakses informasi mengenai perangkat keras cara utama :
a.. open control panel dari windows
b. ubah mode view menjadi by large atau small icons
c. akan terlihat informasi mengenai hardware dan sistem operasi anda.

Untitled

Jendela Control Panel

1. Keyboard : pada dasarnya perangkat keras ini membantu kita dalam menginput data berupa huruf , angka dan simbol. berbagai jenis keyboard ada berbagai macam tergantung fungsinya.
a. Keyboard QWERTY
Untitled2

Untitled1
b.Keyboard DVORAK
Untitled3
c.KeyboardKLOCKENBERG
Untitled5

Untitled4

d. Keyboard Palantype
Untitled7

e. Keyboard Maltron
Untitled6

f. Keyboard Alphabetik

Untitled8

Untitled9
melihat informasi dan kustomisasi keyboard
1. pada menu speed, delay berguna untuk menunjukan karakter yang muncul berulang-ulang saat keyboard di tekan terus-menerus
2. repeat rate berfungsi untuk mengatur kecepatan penghapusan karakter saat menekan tombol backspace.
3. cursor belink rate berfungsi untuk mengatur kecepatan kedipan kursor saat ingin mulai pengetikan
4. pada menu hardware akan di tampilkan informasi rinci mengenai keyboard yang terpasang pada komputer

2. Mouse : merupakan perangkat keras yang membantu kita dalam menentukan pilihan pada sistem operasi. Berbagai jenis mouse dapat kita temukan seperti bluetooth mouse, mouse track ball, USB mouse, dll.
Untitled10

untuk mengkustomisasikan mouse dari ctrl panel kita pilih mouse.
a. pada menu buttons terdapat sub menu buttons configuration yang dapat membantu kita dalam mengatur fungsi mouse.
b. pada double click mouse, kita dapat mengatur kecepatan mouse dalam mengclick dua kali.
c. Click lock membantu kita dalam menjalankan fungsi drag.
d.Pada sub menu pointers kita dapat memilih gaya pointer yang kita inginkan.
e. pada sub menu pointers option fungsi dari motion berguna dalam pengatur kecepatan kursor. Pada sub menu snap to itu berfungsi dalam mengarahkan kursor secara otomatis ke dalam pilihan saaat kotak dialog muncul.
f. pada sub menu visibility kita dapat mengatur bayangan saat kita menggerakan kursor, mengatur posisi mouse saat melakukan pengetikan dan membantu kita dalam menemukan posisi mouse.
g. pada sub menu hardware kita dapat mengenali informasi mengenai mouse yang kita gunakan.
Untitled11

3. Untuk melihat dan mengatur resolusi dari desktop kita bisa mencari menu resolusi dengan meng-click kanan kemudian memilih screen resolution.dengan memilih advanced kita dapat melihat type adapter yang kita pakai dan informasi lainnya.
Untitled12

4.Dari menu Control Panel kita dapt melihat perangkat seperti printer, phone and modem dan memudahkan kita dalam melihat informasi perangkat dan mengkustomisasi secara mudah.
Untitled13

5. Untuk melihat jenis internet jaringan yang kita pakai kita dapat memilih Network and sharing center dari control panel. lalu memilih change adapter settings.
Untitled14

6.Untuk melihat kapasitas harddisk dan penggunaannya kita dapat membuka windows explorer kemudian memilih drive mana yang akan kita buka lalu mengkilik kanan untuk memilih properties.
Untitled15

7.Untuk melihat inforasi mengenai RAM , Jenis Prosesor dan Sistem operasi yang kita gunakan , kita dapat memakai control panel dan memilih menu system. dari situ kita dapat melihat semua informasi dalam satu menu.
Untitled16

Demikian dulu ya sharing ilmu minggu kedua ini…. sementara penkom dulu yang diupload menu yang lain akan saya usahakan untuk mata kuliah lain ok!!

Perangkat keras pada komputer dapat kita temukan berbagai jenis. Pada kesempatan ini saya akan mencoba memberikan informasi mengenai hardware dan cara menggunakan dan melihat informasinya dalam sistem operasi windows 7. Untuk mengakses informasi mengenai perangkat keras cara utama : a.. open control panel dari windows b. ubah mode view menjadi by large atau small icons … Continue reading Kehebatan Control Panel dalam Mengintip Informasi Hardware!

View original post

Mencoba WordPress

WordPress sebagai situs yang pertama kucoba, sepertinya agak sulit dibandingkan dengan membuat blogspot. tetapi untuk kemajuan diriku dan masa depanku semoga wordpress menjadi situs dimana aku  bisa menyalurkan seluruh ilmu , perasaan, serta apapun untuk para penikmatnya… Ganbatte kudasai!!! wong urip iku rekoso!!!

Jadikan hidup di dunia ini sebagai kesemapatan untuk menikmati karya tangan Tuhan

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.